Umum

Berita Timur Tengah Tentang Aturan Larangan Mengemudi

Berita Timur Tengah – Mengemudi bagi sebagian besar orang di dunia sudah menjadi kebutuhan dan keharusan, tanpa memandang aturan gender baik laki laki maupun perempuan. Di Indonesia, kita sering menemui perempuan yang “nyetir” mobil sendiri tanpa ditemani laki laki. Namun, beberapa tahun yang lalu, tepatnya pada sebelum bulan September 2017, menyetir bagi perempuan merupakan tindakan hukum yang melanggar aturan dari pemerintahan Arab Saudi.

Semenjak bulan September tahun lalu, berita timur tengah berdasarkan berita matamatapolitik.com heboh aturan larangan mengemudi bagi perempuan di cabut oleh pemerintahan Saudi. Tak pelak hal tersebut menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat Saudi baik perempuan maupun laki laki.

Sebut saja Ghadir Al-Mezeni, perempuan yang saat ini sangat menikmati kegiatan barunya yaitu mengemudi mobil sendiri. suaminya sempat beberapa kali menentang dan bereaksi terhadap keputusan pencabutan larangan mengemudi tersebut. Ingin mandiri, ingin hidup tanpa menyusahkan dan belas kasiha dari orang lain termasuk para pria terutama jika ingin berpergian keluar rumah merupakan alasan wanita tersebut untuk kekeuh dalam kegiatannya menyetir mobil.

Berbeda dengan suami Ghadir Al-Mezeni, Abu Mohammed mengatakan bahwa diijinkannya perempuan untuk mengemudi sangat riskan terhadap resiko kecelakaan di jalan. Para perempuan menurutnya sejak dahulu memang dibesarkan didapur, sehingga mungkin akan sulit sekali bagi mereka untuk mampu menguasai jalanan saat memegang kemudi.

Menurutnya lagi, sementara ini ia telah berencana untuk pindah tempat sementara keluar negeri untuk menghindari resiko huru hara dan kekacauan kecelakaan dijalan. Ditambahkan lagi, dirinya hanya akan memberi izin istri dan anak anak perempuannya untuk mengemudi mobil pada kondisi tertentu, utamanya jika kondisi darurat yang tidak memungkinkan laki laki mengantarkannya.

Faktanya, suami Ghadir Al-Mezeni, dan Abu Mohammed tidak sendiri. banyak laki laki Arab Saudi yang sempat melayangkan reaksi keras terhadap keputusan tersebut. Anda yang hanya melarang dengan tagar tagar pada twitter, hingga cara yang lebih ektrem dengan mengancam membakar mobil melalui video.

Setiap kebijakan memang akan menimbulkan pro kontra di masyarakat. Namun mengenai kebikan pemerintah Arab Saudi meniadakan larangan mengemudi tersebut cukup diapresiasi oleh perempuan. Mereka merasa bahwa aturan tersebut akan membuat mereka lebih mandiri dan tidak tergantung pada orang lain jika ingin berpergian.

Dapatkan berita berita timur tengah paling menarik hanya di matamatapolitik.com

Related Articles

Close